Menurut usia kehamilan, kehamilan dibagi menjadi:
o Kehamilan trimester pertama: 0-14 minggu
o Kehamilan trimester kedua: 14-28 minggu
o Kehamilan trimester ketiga: 28-42 minggu
Gejala Kehamilan Tidak Pasti
o
Amenore (tidak
mendapat haid). Penting diketahui tanggal hari pertama haid terakhir untuk
menentukan usia kehamilan dan taksiran partus. Rumus taksiran partus menurut
Naegele bila siklus haid ± 28 hari adalah: tanggal + 7, bulan - 3, dan tahun +
1.
o
Nausea (enek) dengan atau tanpa vomitus (muntah).
Sering terjadi pagi hari pada bulan-bulan pertama kehamilan, disebut morning
sickness.
o Mengidam (menginginkan makanan atau minuman
tertentu).
o Konstipasi/obstipasi, disebabkan penurunan
peristaltik usus oleh hormon steroid.
o Sering kencing. Terjadi karena kandung kemih
pada bulan-bulan pertama kehamilan tertekan uterus yang mulai membesar. Gejala
ini akan berkurang perlahan-lahan, lalu timbul lagi pada akhir kehamilan.
o
Pingsan dan
mudah lelah. Pingsan sering dijumpai bila berada di tempat ramai pada
bulan-bulan pertama kehamilan, lalu hilang setelah kehamilan 18 minggu.
o Anoreksia (tidak ada nafsu makan).
Tanda Kehamilan Tidak Pasti
o
Pigmentasi
kulit. Terjadi kira-kira minggu ke-12 atau lebih. Timbul di pipi, hidung, dan
dahi, dikenal sebagai kloasma gravidarum. Terjadi karena pengaruh hormon
plasenta yang merangsang melanofor dan kulit.
o
Leukore. Sekret
serviks meningkat karena pengaruh peningkatan hormon progesteron.
o
Epulis (hipertrofi
papila gingiva). Sering terjadi pada trimester pertama kehamilan.
o Perubahan payudara. Payudara menjadi tegang
dan membesar karena pengaruh estrogen dan progesteron yang merangsang duktuli
dan alveoli payudara. Daerah areola menjadi lebih hitam karena deposit pigmen
berlebihan. Terdapat kolostrum bila kehamilan lebih dari 12 minggu.
o
Pembesaran
abdomen. Jelas terlihat setelah kehamilan 14 minggu.
o
Suhu basal
meningkat terus antara 37,2-37,8°C.
o Perubahan organ-organ dalam pelvik:
a.
Tanda Chadwick:
vagina livid, terjadi kira-kira minggu ke-6.
b.
Tanda Hegar:
segmen bawah uterus lembek pada perabaan.
c.
Tanda
Piscaseck: uterus membesar ke salah satu jurusan.
d.
Tanda
Braxton-Hicks: uterus berkontraksi bila dirangsang. Tanda ini khas untuk uterus
pada masa kehamilan.
o
Tes kehamilan.
Yang banyak dipakai pemeriksaan hormon korionik gonadotropin (hCG) dalam
urin. Dasarnya reaksi antigen-antibodi dengan hCG sebagai antigen. Cara yang
banyak digunakan hemaglutinasi. Kadar terendah yang terdeteksi 50 iu/L hCG,
dapat ditemukan pada hari pertama haid tidak datang. Tes yang dikenal antara
lain TestPack Plus hCG-Urine®, Sure Step/Sure Strip®, Evatest®, Event Test®,
RST hCG®, Beta Gravindex®, dsb. Hasil positif palsu dapat diperoleh pada
penyakit trofoblas ganas.
Dulu reaksi yang biasa digunakan antara lain
reaksi Galli-Mainini, Friedman, dan Ascheim-Zondek.
Tanda Pasti Kehamilan
o Pada palpasi dirasakan bagian janin dan
balotemen serta gerak janin.
o
Pada auskultasi
terdengar bunyi jantung janin (BJJ). Dengan stetoskop Laennec BJJ baru
terdengar pada kehamilan 18-20 minggu. Dengan alat Doppler BJJ terdengar pada
kehamilan 12 minggu.
o Dengan ultrasonografi (USG) atau scanning dapat
dilihat gambaran janin.
o
Pada pemeriksaan
sinar X tampak kerangka janin. Tidak dilakukan lagi sekarang karena dampak
radiasi terhadap janin.
Diagnosis Banding Kehamilan
Pseudosiesis (wanita yang sangat menginginkan kehamilan menyebabkan
gejala-gejala seperti hamil), sistoma ovarii, mioma uteri,
vesika urinaria dengan retensi urin, dan menopause.

0 komentar:
Post a Comment